Selasa, 01 November 2022

Agribisnis dan Peranannya

 


PENGERTIAN AGRIBISNIS


    Agribisnis merupakan kesatuan sistem usaha berbasis kegiatan pertanian, peternakan, perikanan, kehutanan dan sumberdaya alam secara umum, yang dikelola dengan baik untuk mencapai manfaat yang diinginkan. 

    Panduan pertama untuk memahami agribisnis sebagai ilmu atau bidang kajian khusus adalah tulisan Davis dan Goldberg (1957). Berikut beberapa ruang lingkup agribisnis sebagai bidang ilmu:

    Pertama, ilmu terapan dari ekonomi manajerial, manajemen, ilmu sistem, ilmu komunikasi dan ilmu penunjang lain. 

    Kedua , agribisnis sebagai pendekatan pembangunan pertanian. Dengan pendekatan ini, maka pembangunan diarahkan sebagai sebuah sistem atau satuan upaya yang tidak hanya memperhatikan satu sub sektor (sub sistem saja) melainkan upaya yang memberi perhatian kepada semua sub-sistem sebagai kegiatan yang terkoordinasi secara seimbang. Perlu diketahui bahwa secara ilmiah ruang lingkup kajian agribisnis bisa merentang dari identifikasi, analisis dan solusi yang terkait dengan persoalan pemasokan sarana produksi agribisnis, produksi, pengendalian pengolahan hingga pemasaran.

PERAN AGRIBISNIS


    Sektor agribisnis memiliki peran strategis dalam pembangunan perekonomian nasional.
Hal ini digambarkan melalui kontribusi yang nyata dalam penyediaan bahan pangan, bahan baku industri, pakan dan bioenergi, penyerapan tenaga kerja, sumber pendapatan, dan sumber devisa negara.

    Menurut Saragih (2003:25) agribisnis akan tampil menjadi tulang punggung pembangunan ekonomi nasional. Agribisnis mampu mengakomodasikan tuntutan agar perekonomian nasional terus bertumbuh dan sekaligus memenuhi prinsip kerakyatan, keberlanjutan dan pemerataan baik antar individu maupun antar daerah. Atas dasar pemikiran tersebut pembangunan sistem dan usaha agribisnis dipandang sebagai bentuk pendekatan yang paling tepat bagi pembangunan ekonomi Indonesia. 



Minggu, 30 Oktober 2022

Peran Generasi Muda Di Bidang Agribisnis

 


    Seperti yang kita ketahui bahwa zaman sekarang dunia tidak lepas dengan yang namanya teknologi. Semua lini menggunakan teknologi, salah satunya pertanian. Pertanian zaman sekarang berbeda dengan pertanian zaman dulu, contohnya dari segi peralatan banyak yang mengalami perkembangan. Tidak hanya itu pemasaran di bidang pertanian juga mengalami perkembangan, yang dahulunya melalui pengepul sekarang petani bisa langsung memasarkan produk pertaniannya kepada konsumen. Disinilah peran generasi muda dibutuhkan.

    Minimnya minat generasi millenial untuk terlibat dan terjun langsung dalam sektor pertanian menandakan bahwa pertanian hari ini dinilai sudah tidak menguntungkan lagi. Selain itu, secara status masih dipandang rendah. Oleh karena itu kaum muda kehilangan gairah untuk bertani. Situasi ini juga berimplikasi kurang baik terhadap target pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada tahun 2045. Oleh karena itu perlu di tekankan bahwa melibatkan generasi muda adalah kuncinya, dan pertanian modern adalah solusi untuk menarik generasi muda agar terlibat dalam bisnis pertanian. Kaum muda di kalangan millenial perlu di dorong untuk menjadi petani. Sebab jadi petani saat ini adalah termasuk gaul dan perlu melek teknologi.

    Presiden Joko Widodo sendiri telah mengarahkan seluruh kementeriannya untuk menyiapkan generasi muda menghadapi era revolusi industri 4.0, termasuk petani milenial. Oleh karena itu Kementan sendiri telah menargetkan penambahan satu juta petani muda untuk memakmurkan Indonesia ke depan. Iklim dan kesempatan ekspor harus di buka seluas-luasnya. Maka, pertanian Indonesia harus didukung dengan SDM unggul supaya mampu berinovasi dan beradaptasi dengan teknologi yang disiapkan. Kedepan petani milenial harus mampu merefleksikan semangat kebangkitan dan kejayaan negara agraris sebagai jalan dan upaya pemerintah dalam menjadikan indonesia lumbung pangan dunia.

    Menarik generasi muda untuk bekerja di bidang pertanian bisa dilakukan dengan aktivitas pertanian yang dijalankan menggunakan paket teknologi. Pembangunan pertanian pada saat ini orientasinya pada teknologi dan syarat mutlak ketika ingin menumbuhkan pertanian . Upaya peningkatan minat generasi muda kepada sektor pertanian juga dapat dilakukan dengan pembangunan karakter khususnya generasi muda yang cinta pertanian. Insentif dan pelatihan di bidang pertanian bisa digalakan agar menarik angkatan kerja usia muda untuk terjun langsung di bidang pertanian.

    Peran generasi muda telah dinanti oleh petani, petani sejatinya telah memiliki ilmu bagaimana cara pengelolaan atau budidaya pertanian itu sendiri. Namun, dengan seiringnya waktu perkembangan zaman dan perubahan perekonomian menuntut petani untuk meningkatkan produksi pertaniannya. 

    Peran generasi muda disini harus menyadarkan para petani bahwa kegiatan pertanian tidak hanya fokus pada pengelolaan atau budidaya itu saja tetapi juga pentingnya pemasaran hasil produksi pertanian. Karena dari  pemasaran dapat menentukan hasil pendapatan yang diperoleh petani. Dari hasil pendapatan itu menunjukan kemampuan petani untuk memenuhi kebutuhan pangan. Tidak hanya itu, pendapatan juga salah satu faktor penentu kelancaran kegiatan pertanian

    CONTOH PERANAN GENERASI MUDA DI AGRIBISNIS

Dari pembahasan diatas dapat ditarik beberapa contoh peranan generasi muda di pertanian khususnya Agribisnis, yaitu:
  1. Meningkatkan mutu dan produk pertanian dalam pemasaran atau penjualan melalui teknologi yang ada. 
  2. Mengupgrade pola penjualan atau pemasaran yang dahulunya masih melalui pengepul beralih menggunakan pemanfaatan teknologi.
  3. Mengubah citra pertanian menjadi modern.
Dari sini dapat disimpulkan bahwa peran generasi muda sudah sangat dinanti oleh petani. karena siapa lagi yang akan meneruskan perkembangan pertanian di Indonesia jika bukan generasi muda. perkembangan teknologi yang sudah sangat luar biasa bisa digunakan pemanfaatannya dipertanian khusunya agribisnis.

Agribisnis dan Peranannya

  PENGERTIAN AGRIBISNIS      Agribisnis merupakan kesatuan sistem usaha berbasis kegiatan pertanian, peternakan, perikanan, kehutanan dan su...